Bahagia
Sering kita denger orang ngomong "aku ingin bahagia". Tapi ada yang tau gak bahagia itu apa? Bagaimana? Ukurannya apa?
Arti bahagia tiap orang pasti berbeda, tergantung situasi dan kondisi saat itu. Manusia itu pada dasarnya emang ga pernah puas, maka maksud bahagia itu pasti berubah-ubah bahkan selalu pengen nambah.
Aku akan bahagia kalo dapat nilai bagus, kemudian aku akan bahagia kalo dapet pendamping sesuai yang diinginkan, terus aku akan bahagia kalo mapan dan sejahtera, lalu aku akan bahagia kalo punya anak soleh, terus aja kayak gitu, kayak gitu aja terus. Salah? Ya engga lah, namanya juga manusia, wajar.
Tapi kalo terus kayak gitu, bahagia itu berarti ada batasnya sampe kita punya keinginan baru. Keinginan itu biasanya datang dari pengalaman atau pengetahuan yang diserap dan ditransformasikan oleh pikiran. Jadi kalo ada yg bilang bahagia itu datang dari hati, menurut saya keliru. Bahagia itu datang dari otak. Karena otak lah yang memproses segala hal yang kita pelajari atau alami dan mentransformasikannya menjadi nilai (value) yang kita tetapkan dan berbagai hal yang akan kita yakini (belief) kemudian menjadi keinginan yang harus dicapai atau diwujudkan.
Menurut KBBI, bahagia adalah keadaan atau perasaan tenang dan tentram (bebas dari segala yang menyusahkan)
Jadi bahagia itu berhubungan dengan keadaan dan perasaan tenang tentram tidak susah. Hal itu hanya akan terjadi bila belief dan value kita selaras sesuai dengan kenyataan.
Belief
Secara sederhana belief adalah sesuatu yang kita yakini. Setiap manusia punya belief yang berbeda-beda karena dipengaruhi lingkungan, pengetahuan, dan pengalaman hidup.
Semenjak dalam kandungan sampai umur 7 tahun adalah masa terpenting yang memengaruhi belief seseorang, karena pada masa ini pikiran bawah sadar sudah aktif dan menerima segala informasi yang diberikan. Makanya orang tua dan lingkungan berperan penting untuk memberikan belief yang benar untuk anaknya. Jangan seomong-omongnya di depan anak-anak karena pikiran bawah sadar mereka akan merekam semuanya. Pastikan segala ucapan kita selalu positif dan baik.
Coba jawab pertanyaan ini:
Hidup adalah.............
Uang adalah............
Cinta adalah............
Hidup adalah.............
Uang adalah............
Cinta adalah............
Jawaban pertama yg terlintas dipikiran kita adalah belief kita. Dah mulai paham kan?
Value
Adapun value adalah sesuatu hal yang kita anggap penting atau berharga. Karena itulah value bersifat subjektif, karena tiap orang berbeda dalam menentukan derajat kepentingan sesuatu.
Misalkan value seseorang yaitu : "menjadi manusia bermanfaat
Melanjutkan dari contoh belief tadi, contohnya :
Hidup adalah indah
Uang adalah alat mencapai tujuan
Cinta adalah kasih sayang
Uang adalah alat mencapai tujuan
Cinta adalah kasih sayang
Value tersebut selaras dengan belief nya karena seseorang tadi yakin kalo hidup itu indah, uang itu hanya alat dan bukan tujuan, cinta itu adalah rasa mengasihi dan menyayangi. Sehingga dengan begitu dia harus menjadi orang yang bermanfaat agar hidupnya indah, bekerja menghasilkan uang untuk bisa memberi / membantu sebagai sarana menebar kasih sayang.
Apabila seseorang bisa mewujudkan value nya maka perasaanya akan tenang dan tenteram karena kenyataan sesuai dengan keyakinannya.
Belief dan Value bisa berubah seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalaman. Apabila Belief dan Value nya berubah dan tidak selaras maka akan menjadi resah, gelisah, tidak puas, kecewa, menderita, dan sebagainya.
Periksa kembali Belief dan Value kita, mungkin ada belief yang negatif yang tidak sesuai dengan value kita sendiri dan akan membuat segalanya tidak selaras mengakibatkan kita akan sulit mewujudkan value kita sehingga kebahagiaan akan sulit diraih.
Semoga kita semua bisa meraih bahagia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar